SIAPKAN LULUSAN TERAMPIL, SMK-PP NEGERI KEMENTAN ADAKAN UJI KOMPETENSI KEAHLIAN

SIAPKAN LULUSAN TERAMPIL, SMK-PP NEGERI KEMENTAN ADAKAN UJI KOMPETENSI KEAHLIAN

Dalam upaya memastikan lulusan siap terjun ke dunia kerja dengan keterampilan mumpuni, Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan Negeri (SMK-PP N) Kupang mengadakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi peserta didik kelas XII. UKK ini melibatkan tiga program studi, yaitu Agribisnis Ternak Ruminansia (ATR), Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), serta Keperawatan Hewan (KH).

Kegiatan ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana kompetensi peserta didik sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh dunia industri dan dunia usaha (DUDI). Ujian yang dilaksanakan selama dua hari ini (18-19/03/2025) menjadi bagian dari evaluasi akhir sebelum peserta didik dinyatakan lulus dan mendapatkan sertifikat keahlian yang diakui secara nasional. UKK dilaksanakan di laboratorium, lahan praktek, dan instalasi ternak yang ada di SMK PP Negeri Kupang.

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam satu kesempatan menyatakan generasi muda perlu dipersiapkan untuk terjun ke dunia pertanian melalui pendidikan vokasi.

"Pertanian adalah sektor strategis yang menjamin ketahanan pangan dan kesejahteraan bangsa. Oleh karena itu, generasi muda harus dipersiapkan dengan keterampilan yang mumpuni agar mampu menghadapi tantangan dan peluang di bidang pertanian modern. Melalui pendidikan vokasi dan uji kompetensi, kita mencetak tenaga kerja yang tidak hanya siap bekerja, tetapi juga siap berwirausaha di sektor pertanian."

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti juga menekankan pentingnya uji kompetensi dalam meningkatkan daya saing lulusan SMK pertanian.

“Melalui UKK, kita memastikan bahwa peserta didik benar-benar memiliki keterampilan yang sesuai dengan standar industri. Ini adalah langkah penting untuk meningkatkan kualitas tenaga kerja di sektor pertanian dan peternakan,” katanya.

UKK di SMK-PP N Kupang tahun ini juga melibatkan penguji eksternal untuk memastikan hasil penilaian yang objektif dan berkualitas. Para penguji berasal dosen Politeknik Pertanian Negeri (Politani) Kupang, yaitu Ir. Maria Klara Salli, MP untuk kompetensi keahlian Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura (ATPH), Arnold Christian Tabun dan Ferdinan S. Suek untuk kompetensi keahlian Agribisnis Ternak Ruminansia, danDevi Y.J.A. Moenek untuk kompetensi keahlian Keperawatan Hewan.

Dengan adanya UKK, lulusan SMK-PP N Kupang diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk langsung bekerja atau membuka usaha sendiri. Kepala Sekolah SMK-PP N Kupang, Bogarth K. Watuwaya, menjelaskan bahwa sekolah telah menjalin kerja sama dengan berbagai industri pertanian, peternakan, dan klinik hewan untuk membuka kesempatan magang dan rekrutmen langsung bagi peserta didik yang lulus dengan hasil memuaskan.

“Banyak lulusan kami yang sudah diterima bekerja di DUDIKA mitra atau bahkan memulai usaha mereka sendiri. UKK ini menjadi jembatan penting bagi mereka untuk memasuki dunia kerja dengan kompetensi yang telah diuji,” ungkapnya.

Dengan suksesnya pelaksanaan UKK ini, SMK-PP N Kupang terus berkomitmen untuk mencetak lulusan yang tidak hanya siap kerja tetapi juga mampu berinovasi di bidang pertanian dan peternakan. Harapannya, para lulusan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian di Indonesia, khususnya di Nusa Tenggara Timur.

Share: